Sabtu, 14 November 2015

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

ad300
Advertisement

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

Link to dakwatuna.com

Menlu: Sejauh Ini Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Serangan di Paris

Posted: 14 Nov 2015 03:24 PM PST

Sedikitnya 153 orang dikabarkan menjadi korban serangan di Paris dan Saint-Denis, tempat Stadion Stade de France berada.  (viva.co.id)

Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi mengatakan sejauh ini kita belum terima informasi apapun terkait korban WNI pada serangan di Paris

Konten Menlu: Sejauh Ini Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Serangan di Paris ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Paris

Posted: 14 Nov 2015 07:35 AM PST

Penjagaan yang ketat di seluruh Perancis. (aljazeera)

Organisasi Negara Islam di Irak dan Syam (ISIS), Sabtu (14/11/2015) hari ini, menyatakan bertanggung jawab atas serangkaian serangan di Paris, Jumat malam.

Konten ISIS Klaim Bertanggung Jawab Atas Serangan Paris ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Serangan Teror Paris di Mata Rakyat Suriah

Posted: 14 Nov 2015 05:43 AM PST

Bashar Asad dan Vladimir Putin. (mobtada.com)

Bagaimanakah kasus ini di mata rakyat Suriah yang biasa merasakan kekerasan seperti ini, bahkan lebih lagi?

Konten Serangan Teror Paris di Mata Rakyat Suriah ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Austria Buat Pagar Berduri Sepanjang 25 Km untuk Halangi Pengungsi Arab

Posted: 14 Nov 2015 05:09 AM PST

Pagar kawat berduri yang dipasang Austria (aa.com.tr)

Kementerian Dalam Negeri Austria mengumumkan bahwa pihaknya memutuskan memasang pagar kawat berduri sepanjang perbatasan dengan Slovenia sepanjang 25 km untuk menghalangi masuknya gelombang pengungsi Arab (sebagian besar dari Suriah) ke negara itu.

Konten Austria Buat Pagar Berduri Sepanjang 25 Km untuk Halangi Pengungsi Arab ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Perlawanan Meningkat, Intifadhah Kini Gunakan Senjata Api

Posted: 14 Nov 2015 05:07 AM PST

Mobil penjajah Israel yang menjadi target penyerangan. (alresalah.ps)

Sekelompok orang Palestina melepaskan senjata ke arah kendaraan yang ditumpangi oleh pemukim ilegal Yahudi di Utara Hebron. Serangan itu menyebabkan tewasnya dua orang dari mereka.

Konten Perlawanan Meningkat, Intifadhah Kini Gunakan Senjata Api ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Saat ini Jokowi Dianggap Sudah Lengser

Posted: 14 Nov 2015 05:02 AM PST

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kompas.com)

Kalau dilihat lihat Jokowi secara psikologis sudah lengser. Dia sudah tidak dianggap sama menteri-menterinya. Istana kacau,

Konten Saat ini Jokowi Dianggap Sudah Lengser ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Ternyata Pemerintah Perancis Sudah Mendapat Ancaman Bom Sehari Sebelum Kejadian

Posted: 14 Nov 2015 04:07 AM PST

Reporter Abu Dhabi Sport melaporkan pertandingan Perancis-Jerman. (elfagr)

Serangkaian serangan bersenjata dan bom di kota Paris, Jumat (13/11/2015) kemarin, disebut banyak pihak sebagai mengejutkan. Ternyata pemerintah Perancis diketahui telah menerima ancaman serangan tersebut sehari sebelumnya.

Konten Ternyata Pemerintah Perancis Sudah Mendapat Ancaman Bom Sehari Sebelum Kejadian ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Intifadhah Al-Quds, Sampai Kapan?

Posted: 14 Nov 2015 03:54 AM PST

Rakyat Palestina melakukan aksi intifadhah Al-Quds di Palestina, Oktober 2015. (hamas.ps)

Kapan Intifadhah ini akan berakhir? Tidak ada yang tahu pasti kapan pastinya aksi heroik rakyat Palestina ini akan berhenti.

Konten Intifadhah Al-Quds, Sampai Kapan? ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

KAMMI: Usut Insiden Penyerangan Paris

Posted: 14 Nov 2015 03:34 AM PST

Serangan teror di Perancis. (aljazeera)

"Serangan ini menjadi ujian bagi nilai kemanusiaan universal yang kita junjung," kata Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI Kartika Nur Rakhman, Sabtu (14/11/2015). Nur Rakhman juga memandang insiden terorisme seperti itu tidak bisa disebut sebagai perwajahan agama manapun.

Konten KAMMI: Usut Insiden Penyerangan Paris ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

(Video) Filsuf Perancis: Kita Bermasalah dengan Teroris Karena Politik Imperialisme Kita di Negara-negara Islam

Posted: 14 Nov 2015 02:20 AM PST

filsuf perancis

"Kenapa sekarang kita mempunyai masalah dengan teroris? Itu karena orang-orang Islam tidak bodoh. Kita perangi mereka di negeri mereka sendiri. Di Afghanistan, Mali, dan lainnya, kita buat hidup mereka jadi sulit."

Konten (Video) Filsuf Perancis: Kita Bermasalah dengan Teroris Karena Politik Imperialisme Kita di Negara-negara Islam ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 komentar: