Kamis, 21 Januari 2016

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

ad300
Advertisement

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

Link to dakwatuna.com

Kenapa Role Model Penting Dalam Membangun Budaya Perusahaan yang Kokoh

Posted: 20 Jan 2016 05:00 PM PST

Ilustrasi. (bobchoat.wordpress.com)

Keberhasilan dalam membangun budaya perusahaan yang kemudian berefek pada kompetensi dan ujungnya adalah kinerja tidak lepas dari adanya peran seorang Leader yang menjadi model, panduan dan rujukan yang memastikan bahwa nilai-nilai yang di anut, keyakinan yang ada, nilai-nilai komunal dan yang hidup terus terformulasikan dengan baik sehingga menjadi karakter kuat dan khas dari organisasi.

Konten Kenapa Role Model Penting Dalam Membangun Budaya Perusahaan yang Kokoh ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Guru yang Tak Putus Asa

Posted: 20 Jan 2016 03:58 PM PST

Ilustrasi (wordpress.com/winterwing)

Pak Ajum sebagai sosok yang bersahaja dan ramah terhadap siapa saja yang ada di sekitarnya. Saya bangga bisa berjumpa dengan sosok warga seperti pak Ajum ini. Penuh inspiratif dan menginspirasi. Terima kasih telah menjadi keluarga baruku di daerah penempatan. Setahun bukanlah waktu yang singkat untuk saling mengenal. Namun, itu cukup membuatku merasa bangga bisa berkenalan dengan pak Ajum. Guru yang tak kenal kata putus asa.

Konten Guru yang Tak Putus Asa ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Zaid ibn Tsabit, Sang Penulis Wahyu dan Ahli Ilmu Waris

Posted: 20 Jan 2016 03:52 PM PST

Ilustrasi. (Twitter)

Pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ash-shiddiq. Perang Yamamah yang menyebabkan banyak penghafal syahid, menggerakkan hati Umar bin Khattab untuk mengusulkan penulisan Alquran pada sang khalifah. Dalam hal ini, Zaid ibn Tsabit lah yang bertanggung jawab atas proyek penghimpunan Alquran pada masa khalifah Abu Bakar ini. Begitu pula pada masa Utsman ibn Affan.

Konten Zaid ibn Tsabit, Sang Penulis Wahyu dan Ahli Ilmu Waris ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Wahai Para Istri, Jaga Harta Suami Maka Surga Bagimu

Posted: 20 Jan 2016 03:48 PM PST

Ilustrasi. (inet)

Menjaga harta yang diberikan seorang suami dengan cara menggunakannya dengan baik dan benar sudah merupakan sebuah ketaatan seorang istri kepada suaminya. Imbalannya tiket menuju surga Allah SWT. Menjaga harta suami bukan dilihat dari banyak atau sedikitnya harta yang diberikan. Walaupun nilai harta itu sedikit, apabila nafkah itu digunakan untuk keperluan prioritas sama halnya dengan memelihara nafkah suami dengan baik. Apa pun itu pemberian suami harus dijaga. Apabila kurang, diupayakan untuk dicukupkan. Dan apabila lebih, dijaga dengan menabung untuk keperluan berikutnya.

Konten Wahai Para Istri, Jaga Harta Suami Maka Surga Bagimu ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Sang Ayah Ideologis

Posted: 20 Jan 2016 03:35 PM PST

Ilustrasi. (Facebook)

Inspirasi beliau tidak berhenti di sana. Beliau mengajarkan islam kepada kami sesuai dengan kapasitas yang kami punya. Materi yang diajarkan bukanlah materi yang berat untuk dicerna. Itu yang membuat kami selalu senang dan tidak pernah "kabur" dari mentoring-mentoring kami. Berkat beliau, semangat-semangat kami dalam mengemban amanah-amanah kampus tidak pernah padam. Walaupun kami jauh dari orang tua kami, kami merasa mempunyai orang tua kedua disini. Bukan orang tua biologis, melainkan orang tua ideologis. Ustadz Anuraga, sang ayah ideologis.

Konten Sang Ayah Ideologis ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Tesla dan Kegilaan yang Pernah Kita Pikirkan

Posted: 20 Jan 2016 03:35 PM PST

Ilustrasi. (inet)

Jika Edmond diklaim karyanya oleh Jean Michel Claude Richard lalu dipidanakan dan dituduh dalam sebuah kasus pencurian yang tak pernah jelas, maka Tesla juga seperti itu; dibayar sangat murah untuk setiap penemuannya, karya-karyanya diklaim berbagai pihak lain berulang-kali, lalu dianggap gila dan sempat dikucilkan dari dunianya. Maka, seperti yang saya katakan tadi. Masyarakat perlu menilik dengan jernih posisinya ketika berhadapan dengan para inovator abad ini. Posisi kita harusnya seperti petani penduduk kota Sainte-Suzanne, yang akhirnya membela Edmond Alesius.

Konten Tesla dan Kegilaan yang Pernah Kita Pikirkan ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Pentingnya Kecerdasan Emosional Ditanamkan Sejak Dini

Posted: 20 Jan 2016 03:35 PM PST

Ilustrasi (123rf.com / Tjui Tjioe)

Pendidikan karakter tentu harus ditanamkan oleh orangtua dan sekolah sebagai lembaga formal merupakan sarana dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan tersebut melalui sekolah. Tentunya kerjasama orangtua dirumah dan guru sangatlah penting dalam hal ini agar tidak lagi terjadi hal-hal yang sangat tidak pantas dilakukan oeh masayarakt Indonesia terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Konten Pentingnya Kecerdasan Emosional Ditanamkan Sejak Dini ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Belajar dari Kisah Nabi Musa dan Khidir

Posted: 20 Jan 2016 03:35 PM PST

Ilustrasi. (inet)

Masalah kepemimpinan lebih besar cakupannya daripada masalah kekuasaan, sebagaimana pengaruh lebih luas jangkauannya daripada kekuasaan formal. Seorang pemimpin tidak harus menduduki jabatan tertentu untuk membuktikan kemampuannya dalam mengarahkan orang-orang yang berada di bawah pengaruhnya untuk mencapai tujuan bersama. Sementara, seorang penguasa belum tentu mampu mengendalikan para pengikut yang dikuasainya secara formal. Kepemimpinan berkaitan dengan kualitas diri. Bahkan, seorang Nabi seperti Musa mengalami suatu proses pembelajaran yang panjang sebelum sampai pada puncak kesadaran akan pentingnya mencerna dan menerapkan nilai-nilai kepemimpinan yang luhur.

Konten Belajar dari Kisah Nabi Musa dan Khidir ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Sikap Moderat dapat Menjadi Nilai Dalam Menangkal Terorisme

Posted: 20 Jan 2016 09:47 AM PST

Ilustrasi. (inet)

Dua negara jiran, Indonesia dan Malaysia, menghadapi bahaya yang sama, yaitu maraknya gejala kekerasan di kalangan generasi muda. Karena itu, perlu dilakukan pembinaan terpadu dan bersifat lintas negara. Hal itu, disepakati dalam dialog antara delegasi Rumah Kepemimpinan (RK) Indonesia dengan Institut Wasatiyyah Malaysia (IWM) di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (20/1/2016).

Konten Sikap Moderat dapat Menjadi Nilai Dalam Menangkal Terorisme ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Repotnya Mengurus Freeport

Posted: 20 Jan 2016 02:36 AM PST

Tambang Freeport di Irian Jaya. (tribunnews.com)

Sebaliknya, bila kontrak tidak diperpanjang, Freeport bukan hanya tidak akan membangun smelter, bisa saja sejak sekarang Freeport tidak akan lagi melakukan pemeliharaan tambang, cukup dengan mengeruknya semaksimal mungkin hingga akhir masa kontraknya.

Konten Repotnya Mengurus Freeport ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 komentar: