Minggu, 17 Juli 2016

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

ad300
Advertisement

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

Link to dakwatuna.com

(Foto) Malam Berdarah di Hari Kudeta Turki

Posted: 17 Jul 2016 05:04 PM PDT

5

Berkat perjuangan rakyat dan aparat keamanan Turki, kudeta militer tersebut akhirnya dapat digagalkan dalam tempo 15 jam. Upaya kudeta ini pertama kali terjadi pada hari Jumat, pukul 22.00 waktu Turki dan berhasil digagalkan pada hari Sabtu pukul 13.00 waktu setempat.

Konten (Foto) Malam Berdarah di Hari Kudeta Turki ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Imam Masjidil Haram Wisuda 180 Penghafal Alquran

Posted: 17 Jul 2016 05:00 PM PDT

Wisuda penghafal Alquran oleh Imam Masjidil Haram, Syekh Dr Hasan Abdul Hamid Bukhari.

Acara wisuda penghafal quran ini merupakan bagian tak terpisahkan dari salah satu program unggulan Wahdah Islamiyah, Satu Rumah Satu Hafizh.

Konten Imam Masjidil Haram Wisuda 180 Penghafal Alquran ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

40 Ribu Jamaah Padati Masjid Istiqlal Hadiri Silaturahmi Akbar Wahdah Islamiyah

Posted: 17 Jul 2016 04:53 PM PDT

40 Ribu Jamaah menghadiri Tabligh Akbar Wahdah Islamiyah.

Tablik Akbar "Sejuta Cinta untuk Indonesia" yang digelar Wahdah Islamiyah disambut antusias warga Ibukota, diperkirakan jumlah jamaah mendekati 40 ribu,yang sebelumnya target 20 ribu peserta

Konten 40 Ribu Jamaah Padati Masjid Istiqlal Hadiri Silaturahmi Akbar Wahdah Islamiyah ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Inilah Perbedaan Kudeta Militer di Turki dan di Mesir

Posted: 17 Jul 2016 04:18 PM PDT

Azmi Bishara, pengamat politik asal Palestina. (english.dohainstitute.org)

Azmi kemudian membandingkan kondisi ini dengan kudeta militer yang terjadi di Mesir tiga tahun lalu. Menurutnya kondisi sebaliknya justru yang terjadi di Mesir. Kelompok oposisi di Mesir bahu membahu menggulingkan pemerintahan yang sah, caranya dengan berkoordinasi dengan rezim sebelumnya (Husni Mubarok) dan militer untuk menuntaskan kudeta guna menyingkirkan lawan politik mereka.

Konten Inilah Perbedaan Kudeta Militer di Turki dan di Mesir ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Ketika Media-Media Barat ‘Bersepakat’ dalam Menanggapi Gagalnya Kudeta di Turki

Posted: 17 Jul 2016 11:04 AM PDT

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjalan melalui kerumunan rakyat Turki di jalan-jalan Istanbul, yang bergembira atas kegagalan upaya kudeta (16/7/2016). (Reuters / aljazeera.net)

Dua hari terakhir ini, media-media di Amerika dan Inggris sedang ramai menyerang Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, setelah berhasil menggagalkan upaya kudeta, Sabtu (16/07/2016) yang lalu. Hal yang mencolok adalah mengapa media-media tersebut bersepakat pandangannya seakan dipublikasikan oleh satu pimpinan redaksi. Pandangan itu adalah bahwa Erdogan telah mengeksploitasi kemenangannya melawan kudeta untuk memperkuat kediktatoran dan membungkam lawan-lawan politiknya.

Konten Ketika Media-Media Barat 'Bersepakat' dalam Menanggapi Gagalnya Kudeta di Turki ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Siapakah Orang Kepercayaan Erdogan yang Selalu Tampil dalam Situasi Genting Ini?

Posted: 17 Jul 2016 09:13 AM PDT

Berat Albayrak (kanan jas hitam) saat mendampingi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pasca percobaan kudeta sekelompok militer, di Bandara Ataturk, Istanbul, Sabtu (16/7/2016). (marebpress.net)

Ada seorang anak muda yang terlihat selalu bersama presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dalam beberapa kesempatan tampilnya Erdogan di saat-saat kritis Turki sejak Jumat (15/7/2016) waktu Turki kemarin. Mungkin banyak yang bertanya-tanya tentang sosok yang tentunya sangat dipercayai oleh Erdogan itu. Karena bahkan sempat terlihat orang ini membisiki Erdogan sesaat sebelum meninggalkan ruangan konferensi pers Sabtu dini hari kemarin.

Konten Siapakah Orang Kepercayaan Erdogan yang Selalu Tampil dalam Situasi Genting Ini? ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Mengeja Jati Diri Erdogan

Posted: 17 Jul 2016 09:11 AM PDT

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan (aljazeera.net)

Semua negara berada di satu kubu dengan AS. Saat gagal. Langsung "mengutuk" kudeta. Termasuk ormas-ormas Islam yang siang malam "nyinyir" dan sinis. Semua berlomba mengubah warna kulit. Mirip bunglon yang tetiba menjadi alim. "Kamilah yang selama ini dizhalimi."

Konten Mengeja Jati Diri Erdogan ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Kendati Kudeta Berhasil Digagalkan, Erdogan Instruksikan Rakyat Tetap Bertahan Di Jalan

Posted: 17 Jul 2016 07:06 AM PDT

6

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kembali memberikan instruksi kepada rakyatnya agar tetap bertahan di jalan dan lapangan kota. Walaupun kudeta berhasil digagalkan, Erdogan tetap berharap ruh perlawanan menentang kudeta tetap menggelora di jalan-jalan.

Konten Kendati Kudeta Berhasil Digagalkan, Erdogan Instruksikan Rakyat Tetap Bertahan Di Jalan ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Wartawan Yeni Safak Meninggal Tertembus Peluru Kudeta Sekelompok Militer di Turki

Posted: 17 Jul 2016 05:54 AM PDT

Wartawan (juru kamera) surat kabar Turki, Yeni Safak, Mustafa Cambaz, yang gugur saat meliput peristiwa kudeta sekelompok militer di Turki, Sabtu (16/7/2016). Mustafa meninggal dunia saat melaksanakan tugas mulianya akibat peluru militer yang menembus kepalanya. (politika.az)

Surat kabar Turki, Yeni Safak, kehilangan salah seorang wartawannya, Mustafa Cambaz, saat meliput peristiwa kudeta sekelompok militer di Turki, Sabtu (16/7/2016) kemarin. Mustafa adalah juru kamera yang sedang bertugas meliput demonstrasi turun jalan menentang militer yang berusaha mengkudeta pemerintahan Erdogan hasil pemilu demokratis. Mustafa meninggal dunia saat melaksanakan tugas mulianya akibat peluru militer yang menembus kepalanya.

Konten Wartawan Yeni Safak Meninggal Tertembus Peluru Kudeta Sekelompok Militer di Turki ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

(Video) Ponsel Bersejarah dalam Penggagalan Kudeta Turki Ini Ditawar Rp 3,5 Miliar

Posted: 17 Jul 2016 05:31 AM PDT

Via video call ponsel, Erdogan menyerukan rakyat Turki turun ke jalan melawan kudeta, Sabtu (16/7/2016).

Ponsel ini ternyata telah masuk dalam sejarah Turki. Saat terjadi percobaan kudeta militer di Turki Sabtu (16/7/2016) dini hari yang lalu, presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyampaikan pidato via video call di ponsel kepada seluruh rakyat Turki bahwa telah terjadi kudeta militer, dan menghimbau seluruh rakyat Turki agar turun ke jalan-jalan untuk menentang dan menggagalkan kudeta tersebut.

Konten (Video) Ponsel Bersejarah dalam Penggagalan Kudeta Turki Ini Ditawar Rp 3,5 Miliar ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 komentar: