![]() |
| Advertisement |
[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru | |
- Mie Bikini Dinilai Mengandung Pornografi, KPAI Layangkan Protes Keras
- Tidak Akan Mendukung Ahok di Pilkada DKI, PAN Sebut Risma-Sandiaga Pasangan Tangguh
- SNHR: Sebulan Lebih dari 1.550 Warga Sipil Suriah Gugur, Indikasi Kuat Mereka Sengaja Ditarget
- Pak Maksum, “Tulang Belulang” yang Keliling Dunia Demi Melihat Putranya Mondok
- Belajarlah Dari Makhluk Allah Lainnya
- Nikah, Antara Buta Cinta dan Gagal Paham Syariat
- Kritik Kajian Sejarah Faraq Fouda Dalam Buku Al-Haqaiq Al-Ghaibah (Bag ke-3): Seputar Khilafah Utsman bin Affan
- Kritik Kajian Sejarah Faraq Fouda Dalam Buku Al-Haqaiq Al-Ghaibah (Bag ke-2): Seputar Khilafah Utsman Bin Affan
- Kezuhudan Para Ulama Besar
- Pesan Syaikh Salman Audah Kepada Para Pejuang di Suriah
| Mie Bikini Dinilai Mengandung Pornografi, KPAI Layangkan Protes Keras Posted: 03 Aug 2016 07:08 AM PDT ![]() Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai mie bikini atau bihun kekinian yang dijual secara online ini dengan gambar bikini dan kalimat tak pantas, amat sangat tak layak bagi anak. Konten Mie Bikini Dinilai Mengandung Pornografi, KPAI Layangkan Protes Keras ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Tidak Akan Mendukung Ahok di Pilkada DKI, PAN Sebut Risma-Sandiaga Pasangan Tangguh Posted: 03 Aug 2016 06:27 AM PDT ![]() Bahkan jika PDIP nanti mendukung Ahok di pilkada DKI, PAN akan tetap pada kebijakannya untuk mencari alternatif lawan Ahok di Pilkada DKI Jakarta Konten Tidak Akan Mendukung Ahok di Pilkada DKI, PAN Sebut Risma-Sandiaga Pasangan Tangguh ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| SNHR: Sebulan Lebih dari 1.550 Warga Sipil Suriah Gugur, Indikasi Kuat Mereka Sengaja Ditarget Posted: 03 Aug 2016 02:54 AM PDT ![]() Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah (SNHR) menyebutkan telah mendokumentasi lebih dari 1.557 warga sipil yang gugur sepanjang bulan Juli lalu. Konten SNHR: Sebulan Lebih dari 1.550 Warga Sipil Suriah Gugur, Indikasi Kuat Mereka Sengaja Ditarget ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Pak Maksum, “Tulang Belulang” yang Keliling Dunia Demi Melihat Putranya Mondok Posted: 03 Aug 2016 01:27 AM PDT ![]() Hidup sebagai manusia tidak mampu dalam segi financial tidak membuat Pak Maksum putus asa dalam menghantarkan putranya kejenjang pendidkan yang baik dalam menuntut ilmu, meskipun pekerjaanya hanya seorang pencari barang bekas (Pemulung) dia bertekad bahwasannya anak-anaknya harus bisa mengikuti jejak Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam. Konten Pak Maksum, "Tulang Belulang" yang Keliling Dunia Demi Melihat Putranya Mondok ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Belajarlah Dari Makhluk Allah Lainnya Posted: 03 Aug 2016 01:23 AM PDT ![]() Semut dapat bekerjasama dalam mencari makan, bahkan ia menciptakan jejak berupa hormon agar semut lain tau letak makanan. Para pejuang sejati selalu bekerjasama dalam mencapai Ridho Ilahi, bahkan ia tinggalkan jejak bagi penerusnya agar mereka menemukan jalannya. Konten Belajarlah Dari Makhluk Allah Lainnya ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Nikah, Antara Buta Cinta dan Gagal Paham Syariat Posted: 03 Aug 2016 01:19 AM PDT ![]() Begitulah fenomena Adam dan Hawa zaman kontemporer disatukan. Maka pastikan pasangan yang kau pilih, tak kau gembar-gemborkan di panggung gosip dan fitnah. Me-nikah bukan soal perut, kemaluan dan citra. Bukan soal diterima status sosialnya di dunia dengan keberkahan dollar melimpah ruah di brankas. Melainkan menanam benih untuk " kerumahtanggaan" kekal di akhirat nanti. "A`ūdzu billāhi minas-syaitānir-rajīmi". "Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah." (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits) Konten Nikah, Antara Buta Cinta dan Gagal Paham Syariat ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Posted: 03 Aug 2016 01:12 AM PDT ![]() Keterangan dua pakar sejarah di atas menjelaskan sekaligus memperingatkan kepada pengkaji sejarah Islam untuk bersikap selektif terhadap berbagai cerita yang terdapat dalam kitab-kitab sejarah Islam meskipun ditulis oleh ulama-ulama yang jujur, karena kebanyakan mereka menyebutkan berbagai cerita sejarah dari berbagai kalangan dan madzhab tanpa melakukan kajian terhadap kuat atau lemahnya riwayat. Dua pakar sejarah tersebut mengingatkan bahwa parameter sahih tidaknya riwayat sejarah Islam adalah Sunnah dan pandangan ulama-ulama pemimpin umat yang tidak lain adalah ulama Ahlussunnah wa Jama'ah. Parameter ini menjadi sangat penting mengingat banyaknya orientalis dan pengikutnya yang menggunakan data-data dalam kitab-kitab sejarah untuk meruntuhkan keyakinan umat Islam akan kemuliaan para shahabat khususnya Khulafa Rasyidun dan menggelontorkan ide-ide liberal mereka. Konten Kritik Kajian Sejarah Faraq Fouda Dalam Buku Al-Haqaiq Al-Ghaibah (Bag ke-3): Seputar Khilafah Utsman bin Affan ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Posted: 02 Aug 2016 09:47 PM PDT ![]() Jika Fouda mempertanyakan urgensi Syariah Islam dalam rangka menyelesaikan masalah umat dengan pertanyaan-pertanyaan seperti itu, maka kita bisa saja bertanya kepadanya: Apakah masalah-masalah yang dia angkat tersebut telah menemukan solusinya tanpa menerapkan Syariah? Nyatanya, masalah-masalah tersebut masih terus saja ada kan? Ketika masyarakat kuat dalam berakidah, memenuhi kewajiban ibadah dan muamalah, dan meniru gaya hidup Rasulullah, apakah hal itu menghalangi mereka melakukan kajian dan dialog untuk menyelesaikan masalah-masalah dunia yang ia bicarakan? Bukankah kerusakan agama dan moral manusia yang menjadi masalah besar di dunia berasal dari semakin jauhnya manusia dari Syariat? Konten Kritik Kajian Sejarah Faraq Fouda Dalam Buku Al-Haqaiq Al-Ghaibah (Bag ke-2): Seputar Khilafah Utsman Bin Affan ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Posted: 02 Aug 2016 09:34 PM PDT ![]() Bukan menjadi hal yang mudah menjalani hidup dalam keterbatasan dan kesederhanaan. Tapi tahukah kita bahwa orang-orang besar yang namanya harum semerbak di zaman ini terlahir dari pribadi yang penuh kezuhudan terhadap dunia. Syekh Ibnu Khaldun dalam bukunya yang berjudul Muqaddimah menjelaskan bahwa kebanyakan para Dai, Imam Masjid, bahkan Imam Madzhab tidaklah mereka hidup bergelimang harta. Dan kehidupan yang demikian ini tidaklah dijalani dengan keterpaksaan dan ketidak-ikhlasan, tapi murni pilihan mereka demi mengabdikan diri kepada umat. Konten Kezuhudan Para Ulama Besar ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Pesan Syaikh Salman Audah Kepada Para Pejuang di Suriah Posted: 02 Aug 2016 09:02 PM PDT ![]() Audah yang sedang berada di Istanbul, Turki ini kemudian mengkhususkan pesannya terkait ditembak jatuhnya helikopter Rusia beberapa hari lalu. Ia berharap agar para pejuang tidak sibuk dalam hal remeh temeh seperti saling klaim, bahwa kelompoknyalah yang berjasa dalam menembak jatuh helikopter itu. Konten Pesan Syaikh Salman Audah Kepada Para Pejuang di Suriah ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| You are subscribed to email updates from dakwatuna.com. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |











0 komentar:
Posting Komentar