Minggu, 11 September 2016

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

ad300
Advertisement

[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru

Link to dakwatuna.com

Kelu Lidah di Lelantai Haramain

Posted: 11 Sep 2016 02:46 PM PDT

Ilustrasi. (Aki Awan)

Kadang hanya bertemu kelu lidah dan kesyahduan isak. Perlu sedikit mengatur nafas untuk dapat berucap jelas.. Rabbana, saksikan bahwa kami adalah jiwa-jiwa yang selalu rindu ke tanah suciMu, rizkikan kami Kau undang ke sana ya Rabb, izinkan kami mengunjunginya dengan sebaik baik kunjungan, dengan sebaik baik kehusyu'an, dengan sebaik baik keadaan..

Konten Kelu Lidah di Lelantai Haramain ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

RZ Bersama GO-JEK Luncurkan Layanan Infaq Qurban

Posted: 11 Sep 2016 05:41 AM PDT

Program layanan Infaq Qurban melalui GO-TIX, Kerjasama RZ dan Go-JEK. (bigsmile Indonesia)

RZ (Rumah Zakat) bersama GO-JEK meluncurkan program layanan Infaq Qurban melalui GO-TIX.

Konten RZ Bersama GO-JEK Luncurkan Layanan Infaq Qurban ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Seputar Hikmah dan Manfaat Berqurban

Posted: 11 Sep 2016 05:32 AM PDT

Ilustrai (http://dawaihati.com)

Manakala ibadah qurban ini dilaksanakan dengan sebaik-baiknya akan semakin mantap kedekatan kita kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan dengan sesama muslim.

Konten Seputar Hikmah dan Manfaat Berqurban ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Khutbah Idul Adha 1437 H: Pemuda Pelanjut Reformasi

Posted: 11 Sep 2016 03:47 AM PDT

Ilustrasi (inet)

Pagi ini, Allah menguatkan peran masyarakat untuk menjadikan lingkungan tempat tinggalnya sebagai lingkungan layak pemuda, sebuah lingkungan yang layak dan membantu para pemuda mempercepat menemukan jati dirinya sebagai pemuda pelanjut reformasi, dikarenakan usia pemuda adalah usia penuh kekuatan di antara dua kelemahan, yakni usia bayi dan usia tua. Hal ini persis seperti firman Allah dalam Surat ar-Rum [30] ayat 54.

Konten Khutbah Idul Adha 1437 H: Pemuda Pelanjut Reformasi ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Karena…

Posted: 11 Sep 2016 02:21 AM PDT

Ilustrasi. (Abdullah Syarif)

Derita

Beriringan dengan kebahagiaan

Bukan senyuman kepalsuan

Bagaikan jiwa anak manusia

Konten Karena… ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Al-Hikam Ali ibn Abi Thalib

Posted: 11 Sep 2016 02:14 AM PDT

Cover buku "Al-Hikam Ali ibn Abi Thalib".

Juman Rofarif menerjemahkan dan menghimpun sekitar 154 hikmah yang dipilih dari sekitar 1380 hikmah dalam Nahj Al-Balaghah dan Syarah Nahj Al-Balaghah dan 6 hikmah tambahan dari buku Hikam Al-Imam 'Ali Ibn Abi Thalib Radiyallahu 'Anhu yang isinya beberapa memuat ajakan untuk mendewasakan sikap kita kepada Tuhan; beribadah kepada Allah karena keinginan-keinginan adalah ibadah-ibadah para pedagang. Beribadah kepada Allah karena ketakutan-ketakutan adalah ibadah para budak. Beribadah kepada Allah sebagai ungkapan syukur adalah ibadah orang merdeka (hlm. 41). Pernyataan ini terkesan menyindir sekaligus memberi pencerahan kepada kita tentang kelas-kelas ibadah. Tentu beda antara ibadah pedagang, budak, dan ibadah orang-orang merdeka.

Konten Al-Hikam Ali ibn Abi Thalib ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Betapa Sayangnya Allah SWT Kepada Kita, Manusia

Posted: 11 Sep 2016 02:02 AM PDT

Ilustrasi. (Salman Al-Farisi)

Keyakinan bahwa kita sedang dicintai dan disayangi oleh Allah adalah hal yang sangat penting dalam seluruh perjalanan hidup kita. Keyakinan itu memberikan kekuatan yang lebih untuk bisa melakukan sesuatu yang menjadi tugas kita. Keyakinan bahwa Allah mencintai, akan mendorong kita untuk melakukan hal yang sama bahkan lebih dari itu, sehingga kita siap menyambut cinta Allah dengan kecintaan dalam setiap langkah yang kita lakukan. Di samping itu, hidup yang di awali dengan keyakinan bahwa kita "dicintai" pada saat yang sama akan membawa kita pada keengganan untuk bermaksiat kepada-Nya.

Konten Betapa Sayangnya Allah SWT Kepada Kita, Manusia ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Berilmu Hanya Usaha Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Posted: 11 Sep 2016 01:50 AM PDT

Ilustrasi. (halidayanti.blogspot.com)

Kasus di atas merupakan fakta sejarah yang tidak dapat dibantah. Muhammad saw. sangat menghargai orang-orang yang berilmu serta mencintai ilmu. Ia sangat bercita-cita agar ummatnya menjadi ummat yang berpendidikan. Begitu pentingnya ilmu dalam salah satu sabdanya ia mengatakan, man salaka thariqan yaltamisu fiihi 'ilman sahhalallohu lahu thariqon ilal jannah, barang siapa yang menempuh suatu perjalanan untuk menggapai ilmu maka Allah mempermudah baginya jalan menuju ke surgaNya.

Konten Berilmu Hanya Usaha Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Bukan Sekadar Ayah Biasa : “Pengalaman Ayah Hadir dalam Pengasuhan Anak”

Posted: 11 Sep 2016 01:06 AM PDT

Cover buku "Bukan Sekadar Ayah Biasa:

Buku karya pria kelahiran Madiun ini sangat direkomendasikan untuk dibaca oleh para Ayah di Indonesia. Selain bahasanya yang renyah, juga karena disusun secara terstruktur dan based on real history. Sehingga 'obat' yang ditawarkan bagi sebagian besar keluarga di Indonesia yang sedang 'sakit', terasa mujarab meskipun baru sebatas dibaca. Dan mungkin akan ada sensasi lebih mengasyikkan setelah diimplementasikan kemudian.

Konten Bukan Sekadar Ayah Biasa : "Pengalaman Ayah Hadir dalam Pengasuhan Anak" ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Komunitas Alpa Sejarah

Posted: 11 Sep 2016 12:52 AM PDT

Ilustrasi. (inet)

Rakyat Turki benar-benar paham sejarah mereka dan mereka tidak bisa ditipu. Terbukti jutaan rakyatnya turun untuk membela sang Presiden yang hendak dikudeta dan dibunuh militer, 15 Juli yang lalu. Kalau bukan karena paham sejarah, melek sejarah, saya yakin rakyat Turki tidak akan bangun dari tidur malamnya untuk membantu sang Presiden.

Konten Komunitas Alpa Sejarah ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 komentar: