![]() |
| Advertisement |
[dakwatuna.com] Ada 10 Artikel & Berita Terbaru | |
- PBB: 132.000 Etnis Rohingya Dibiarkan Mati Kelaparan Oleh Rezim Myanmar
- Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina
- Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina
- Komentar Anies Terhadap Kinerja Ahok
- PKPU dan Erajaya Adakan Lari Pagi dan Medical Chek Up Serempak di Tiga Kota
- Berikut Fatwa Lengkap MUI Tentang Shalat Jumat Selain di Masjid
- Peserta Aksi Bela Islam Asal Ciamis: Sudah Jalan Dua Hari, Insya Allah Sanggup ke Jakarta
- Saya, Tersesat di Jalan yang Benar
- Menggagas Generasi Berkemajuan Melalui Pendekatan Karakter Anak
- Memanggil Peran Para Perantau Dakwah
| PBB: 132.000 Etnis Rohingya Dibiarkan Mati Kelaparan Oleh Rezim Myanmar Posted: 29 Nov 2016 04:00 PM PST ![]() Jubir PBB, Estefan Dogrec dalam jumpa persnya mengatakan, saat ini pihaknya telah mengirimkan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada etnis Rohingya yang menempati wilayah Arakan, namun bantuan kemanusiaan tersebut distop oleh pihak pemerintah Myanmar. Konten PBB: 132.000 Etnis Rohingya Dibiarkan Mati Kelaparan Oleh Rezim Myanmar ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina Posted: 29 Nov 2016 03:29 PM PST ![]() Ia kemudian mengingatkan bahwa paska 38 tahun perjanjian Camp David yang mendorong perdamaian, dalam prakteknya saat ini kesepakatan itu tidak lagi diindahkan. Menurutnya hal ini dikarenakan sikap Israel yang menginginkan tanah Palestina hanya menjadi milik satu negara yaitu negara Israel. Dan itu dibuktikan dengan pembanguan permukiman ilegal Yahudi secara besar-besaran di atas tanah Palestina dan pengusiran para penduduknya. Konten Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina Posted: 29 Nov 2016 02:48 PM PST ![]() Dosen asal Gaza ini kemudian menyampaikan kekagumannya terhadap bangsa Indonesia, karena sepanjang kunjungannya di negeri ini, berbagai lapisan masyarakat yang ia temui selalu menanyakan kondisi kekinian di Palestina. Konten Bersama ASPAC, UIN Syarif Hidayatullah Gelar Seminar 69 Tahun Pembagian Palestina ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Komentar Anies Terhadap Kinerja Ahok Posted: 29 Nov 2016 07:53 AM PST ![]() Calon Gubernur Anies Baswedan berkomentar terhadap kinerja dan program yang telah dijalankan pertahana Basuki Tjahaja Purnama. Konten Komentar Anies Terhadap Kinerja Ahok ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| PKPU dan Erajaya Adakan Lari Pagi dan Medical Chek Up Serempak di Tiga Kota Posted: 29 Nov 2016 05:51 AM PST ![]() PT Erajaya Swasembada bersama dengan PKPU mengadakan Pelayanan Kesehatan berupa Layanan Kesehatan Medical Chek Up serentak di 3 kota Konten PKPU dan Erajaya Adakan Lari Pagi dan Medical Chek Up Serempak di Tiga Kota ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Berikut Fatwa Lengkap MUI Tentang Shalat Jumat Selain di Masjid Posted: 29 Nov 2016 01:10 AM PST ![]() Sidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang digelar pada Senin (28/11/2016) mengeluarkan fatwa terkait salat Jumat di tempat selain masjid. Konten Berikut Fatwa Lengkap MUI Tentang Shalat Jumat Selain di Masjid ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Peserta Aksi Bela Islam Asal Ciamis: Sudah Jalan Dua Hari, Insya Allah Sanggup ke Jakarta Posted: 29 Nov 2016 12:15 AM PST ![]() Salah satu peserta aksi, Dimyati Amin menyampaikan rasa lelahnya. Ia menuturkan sekujur badannya mulai terasa pegal. Namun santri asal Ponpes Miftahul Huda itu enggan berhenti karena niatnya murni demi membela Islam Konten Peserta Aksi Bela Islam Asal Ciamis: Sudah Jalan Dua Hari, Insya Allah Sanggup ke Jakarta ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Saya, Tersesat di Jalan yang Benar Posted: 28 Nov 2016 11:13 PM PST ![]() Jadi ingat masa dulu, saya keukeuh buat sekolah ke negeri tapi nyata nya saya masuk pesantren. Dan dari sana lah perjuangan saya yang sesungguh nya. Saya bisa menemukan diri saya yang sesungguh nya. Meski dulu saya selalu buat kecewa orang tua, tapi saya selalu nitip pesan sama si amat untuk selalu saying sama orang tua dan jangan buat orang tua itu nangis karena kita. Benar, saya sangat sangat menyesal dulu telah mengikuti keinginan yang tanpa jelas arah dan tujuannya. Tanpa saya memperhatikan orang-orang di sekitar saya yang benar-benar mencintai dan selalu mensupport saya dari belakang. Mulai dari mamah, bapak, teteh dan semua pihak pesantren yang telah membuat saya mampu berkontribusi pada masyarakat. Memberikan sedikit ilmu yang saya dapat kan dan saya syiarkan di kalangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Konten Saya, Tersesat di Jalan yang Benar ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Menggagas Generasi Berkemajuan Melalui Pendekatan Karakter Anak Posted: 28 Nov 2016 11:10 PM PST ![]() Setelah pendidikan dalam keluarga, modal lain pengembangan potensi anak dapat diterapkan melalui sistem pendidikan anak usia dini (PAUD). Sistem pendidikan ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi dalam memacu perkembangan saraf motorik dan sensorik pada anak. Di sana, setiap anak diperkenalkan bagaimana mengingat suatu hal dengan cara-cara yang mudah dan sederhana, seperti menyanyi, menggambar, dan berhitung. Di samping itu dapat melalui tipe pembelajaran story telling, yakni melalui cerita-cerita yang menghibur dan menarik untuk terus diulang. Sehingga amanah yang terkandung di dalamnya bisa diterapkan untuk kehidupan nyata. Konten Menggagas Generasi Berkemajuan Melalui Pendekatan Karakter Anak ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| Memanggil Peran Para Perantau Dakwah Posted: 28 Nov 2016 11:02 PM PST ![]() Ketika benih-benih dakwah sulit untuk tumbuh di belantara ini, mungkin ia perlu disemai pada tempat dimana suasana dan kondisinya kondusif bagi tumbuhnya benih-benih dakwah itu. Persemaian itu bisa berupa tempat yang telah kondusif atau suasana yang relatif mendukung bagi tumbuhnya benih-benih itu, seperti kampus atau lingkungan perantauan. Setelah cukup memadai, barulah bibit-bibit itu ditanam sebagai pohon dakwah di belantara ini. Tapi begitulah, begitu banyak mereka yang telah berinteraksi dengan dakwah ini di perantauan, ketika kembali ke kampung halamannya ini, futur itu akhirnya melanda mereka dengan berbagai sebab. Konten Memanggil Peran Para Perantau Dakwah ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com. |
| You are subscribed to email updates from dakwatuna.com. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |











0 komentar:
Posting Komentar