Jumat, 23 November 2012

Web Server Debian Lenny

ad300
Advertisement

Web Server

Web Server termasuk salah satu layanan SERVER yang paling popular. Karena lewat web server tersebut, website kita dapat diakses oleh seluruh pengunjung dari Internet. Dalam keadaan default, web server berjalan pada protocol HTTP melalui port 80. Pada buku ini kita akan membuat web server menggunakan aplikasi Apache.

Dalam perancangan Web Server, kita harus mengetahui terlebih dahulu persyaratan (Dependensi) dari website yang akan kita buat. Misalnya, website tersebut membutuhkan bahasa HTML saja, atau PHP4, PHP5, atau juga MySQL Database sebagai media penyimpanan datanya. Kita asumsikan saja, akan menggunakan Content Management System (CMS) gratisan dari Internet, semisal Joomla, Wordpress atau Druppal.

Installasi

Install terlebih dahulu, semua paket aplikasi web server yang dibutuhkan.

debian-server:/home/pudja# apt-get install apache2 php5 mysql-server phpmyadmin

Konfigurasi

Pada saat installasi Apache2, sebenarnya website dari server Debian sudah dapat kita kunjugi melalui Web Browser. Coba anda ketikan alamat  www.debian.edu, dan hasilnya akan seperti dibawah ini. Hal ini terjadi karena Virtual Host default otomatis aktif.





Konfigurasi Virtual Host

Virtual Host ini akan mewakili konfigurasi untuk setiap website yang akan kita buat. Kita dapat mengganti file Virtual Host default yang sudah ada, tapi ada baiknya kita copy saja file tersebut, dan membuat konfigurasi Virtual Host yang baru untuk website kita.

debian-server:/home/pudja# cd /etc/apache2/sites-available/ debian-server:/etc/apache2/sites-available# cp default web debian-server:/etc/apache2/sites-available# vim web
irtualHost *:80>
ServerName www.debian.edu                                         #domain utama
ServerAlias debian.edu                                                      #domain utama tanpa “wwwDocumentRoot /var/www/web/                                      #direktori website
irectory />
Options FollowSymLinks
AllowOverride None

#. . .

#. . .


Disable VirtualHost default yang sudah ada, dan aktifkan VirtualHost untuk website utama kita.

debian-server:/etc/apache2/sites-available# a2dissite default debian-server:/etc/apache2/sites-available# a2ensite web

Konfigurasi Web Direktori

Konfigurasi pada apache2 sudah selesai, sekarang tinggal kita konfigurasi untuk direktori website-nya. Web Direktori ini adalah direktori dimana kita akan menempatkan semua isi file-file untuk website kita. Terlebih dahulu buat folder web. Path defaultnya adalah /var/www , anda bisa merubahnya, misalnya diganti nama menjadi public_html atau semacamnya.



debian-server:/etc/apache2/sites-available# cd /var/www/
debian-server:/var/www# mkdir web debian-server:/var/www# cd web/ debian-server:/var/www/web#

Konfigurasi Website

Selanjutnya, tinggal kita masukan saja website kita pada direktori tersebut. Misalnya saya akan menggunakan CMS Joomla, download pada situs resminya di  www.joomla.org. Dan letakan pada direktori web, kemudian ekstrak.

debian-server:/var/www/web# wget http://www.joomla.org/download/joomla.zip debian-server:/var/www/web# apt-get install unzip
administrator
CREDITS.php
installation
logs
tmp
cache
htaccess.txt
INSTALL.php
media
xmlrpc
CHANGELOG.php
images
language
modules

components
includes
libraries
plugins

configuration.php-dist
index2.php
LICENSE.php
robots.txt

COPYRIGHT.php
index.php
LICENSES.php
templates


 
debian-server:/var/www/web# unzip joomla.zip debian-server:/var/www/web# ls









Rubah hak akses direktori tersebut menjadi  writeable bagi semua user untuk sementara waktu. Agar installasi
Joomla dapat berjalan lancar.

debian-server:/var/www/web# chmod 777 ../web/ -R

Hal terakhir yang perlu kita lakukan, agar semua konfigurasi yang telah kita setting berjalan, restart aplikasi apache2.

debian-server:/var/www/web# /etc/init.d/apache2 restart

Selanjutnya, pergi ke alamat  www.debian.edu melalui web browser, untuk penginstallan website Joomla. Untuk lebih lengkapnya, silahkan baca tata cara peginstallan Joomla pada website resminya.


 Untuk membuat database pada MySQL Server, anda bisa menggunakan PhpMyAdmin ataupun lewat terminal. Setelah LogIn, buat database baru seperti berikut.

debian-server:/var/www/web# mysql –u root p mysql > create database web;
mysql > quit

Pada bagian installasi Joomla, tepatnya pada bagian database configuration, isi dengan infomasi database anda. Lalu lanjutkan installasi sampai selesai.
Database Type                 : MySQL 
Host Name                         : Localhos
Username                          : roo
Password                            : ***
Database Name               : web
Pada bagian akhir, kita diharuskan untuk menghapus folder installasi. Agar website tersebut dapat berjalan sempurna. Hapus direktori installation Joomla, dan kembalikan hak akses direktori seperti semula.
                   debian-server:/var/www/web# rm installation/ -R
                   debian-server:/var/www/web# cd .. && chmod 755 web/ -R
Share This
Previous Post
Next Post

Pellentesque vitae lectus in mauris sollicitudin ornare sit amet eget ligula. Donec pharetra, arcu eu consectetur semper, est nulla sodales risus, vel efficitur orci justo quis tellus. Phasellus sit amet est pharetra

0 komentar: